Jumat, 01 April 2011

management concept security network

confidentiality
confidentiality is the prevention of the intentional or unintentional authorized disclosure of contents. loss of confidentiality can occurs in many ways. for example, loss of confidentiality can occur through a misapplication of network right.
some of the elements of telecomunications used to ensure confidentiality are :
- network security protocols
- network authentication services
- data encryption services
(kerahasiaan adalah pencegahan pengungkapan resmi disengaja atau tidak isi. hilangnya kerahasiaan dapat terjadi dalam banyak cara. misalnya, kehilangan kerahasiaan dapat terjadi melalui penyalahgunaan hak jaringan.
beberapa elemen telekomunikasi digunakan untuk memastikan kerahasiaan adalah:
- protokol keamanan jaringan
- layanan otentikasi jaringan
- enkripsi data layanan)

integrity

integrity is the guarantee that the message sent is the message received , and that the message was not intentionally or unintentionally altered. loss of integrity can occur either through an intentional attack to change information (for example, a web site defacement) or by the most common type (data is altered accidenally by an operator). integrity also contains the concept of non repudiation of a message source.
some element of the element used to ensure integrity are :
- firewall services
- comunications security management
- intrusion detection services
(integritas
integritas adalah jaminan bahwa pesan terkirim adalah pesan yang diterima, dan bahwa pesan itu tidak sengaja atau tidak sengaja diubah. hilangnya integritas dapat terjadi baik melalui serangan yang disengaja untuk mengubah informasi (misalnya, perusakan situs web) atau dengan jenis yang paling umum (data diubah accidenally oleh operator). integritas juga mengandung konsep penolakan non sumber pesan.
beberapa elemen dari elemen yang digunakan untuk memastikan integritas adalah:
- firewall jasa
- comunications manajemen keamanan
- pelayanan deteksi intrusi)

availability
this concept refers to the elements that create reliability and stability in networks and system, which assures that connectivity is accessible when needed, allowing authorized users to access the network or system. also included in that assurance is the guarantee that security services for the security practitioner are usable when they are needed. the concept of avaliability also tends to include areas in information system that are traditionally not through of as pure security (such as guarantee of service, performance, and uptime), yet areobviously affected by an attack like a denial of service (dos).
some of elements that are used to ensure availability are :
- faulth tolerance for data availability, such as backups and redundant disk system
- acceptable logins and operating process performances
- reliable and interoperable security processes and network security mechanisms
(ketersediaan
konsep ini mengacu pada unsur-unsur yang menciptakan keandalan dan stabilitas dalam jaringan dan sistem, yang menjamin konektivitas yang mudah diakses ketika dibutuhkan, memungkinkan pengguna berwenang untuk mengakses jaringan atau sistem. juga termasuk dalam jaminan itu adalah jaminan bahwa layanan keamanan bagi para praktisi keamanan dapat digunakan ketika mereka dibutuhkan. konsep avaliability juga cenderung untuk menyertakan daerah dalam sistem informasi yang secara tradisional bukan melalui sebagai keamanan murni (seperti jaminan pelayanan, kinerja, dan uptime), namun areobviously terkena serangan seperti denial of service (dos).
beberapa elemen yang digunakan untuk menjamin ketersediaan adalah:
- faulth toleransi untuk ketersediaan data, seperti backup dan sistem disk berlebihan
- diterima login dan kinerja proses operasi
- handal dan interoperable keamanan proses dan mekanisme keamanan jaringan)